February 2018

8:10 AM
Logo baru Instagram. Instagram

Instagram akhir merilis stiker animasi GIF untuk Stories. Kehadiran fitur baru ini membuat layanan Instagram Stories kian menarik dan menyenangkan.

Stiker animasi GIF ini didukung oleh Giphy dan sudah dirilis untuk para pengguna Instagram mulai hari ini, Rabu (24/1/2018). Laporan tentang rencana Instagram merilis stiker animasi GIF ini sebenarnya sudah beredar sejak pekan lalu. Hingga akhirnya fitur tersebut sudah bisa diakses oleh para pengguna.

"Mulai hari ini Instagram menghadirkan ekspresifnya GIF ke Instagram Stories. Sekarang, Anda bisa menambahkan stiker animasi GIF ke foto atau video Stories Anda dan mengubah momen apapun menjadi lebih seru," tulis Instagram dalam keterangan tertulisnya, Rabu (24/1/2018).

Instagram dan logo terbarunya. Sumber: Instagram

Saat kalian memilih opsi untuk menambahkan stiker ke sebuah foto atau video di Stories, akan ada pilihan terbaru yaitu GIF. Tekan GIF untuk membuka library berisi stiker-stiker dari Giphy.

Kalian juga dapat menelusuri stiker yang sedang tren saat ini atau mencari yang paling cocok dengan keinginan. Pasalnya, Giphy memiliki banyak pilihan stiker GIF.

"Mulai dari huruf yang memantul, stiker hati yang bisa berputar, hingga kucing yang menari dan pizza di luar angkasa, stiker-stiker ini akan membuat foto dan video Anda menjadi lebih lucu, menarik, dan kreatif. Tambahkan stiker GIF sebanyak yang Anda inginkan untuk membuat foto atau video Anda yang terlihat biasa, menjadi lebih seru, ekspresif, dan artistik untuk dibagikan," ungkap Instagram.

Sudah Diuji Sejak November 2017

Rencana Instagram merilis stiker GIF untuk Stories sudah beberapa hari belakangan banyak diberitakan. Fitur ini dilaporkan telah menjalani proses pengujian di sejumlah negara sejak November 2017, tapi hanya beberapa pengguna yang mendapatkan akses awal.

Stiker Selfie dan pin stiker di Instagram Stories (Sumber: Ubergizmo)

Pengguna di negara seperti Indonesia, FIlipina, dan Brasil, disebut termasuk dalam daftar peserta uji coba. Stiker GIF diperkirakan akan menjadi fitur paling menarik di Stories.

Para pengguna bisa memasang stiker GIF sesuai keinginan mereka. GIF yang berkaitan dengan boyband K-pop pun turut meramaikan daftar stiker GIF untuk Instagram Stories.

Instagram Siapkan Aplikasi Direct Mandiri

Instagram memang kerap merilis berbagai fitur baru. Terlepas dari beberapa yang sudah diumumkan, Instagram belakangan dilaporkan sedang menyiapkan aplikasi pesan singkat bernama Direct. Aplikasi ini disebut sedang menjalani proses pengujian di enam negara yaitu Chili, Israel, Italia, Portugal, Turki dan Uruguay.

Ilustrasi Instagram. (via: istimewa)

Aplikasi uji coba ini bisa diunduh di toko aplikasi Android dan iOS. Ketika pengguna mengunduh aplikasi mandiri Direct, fitur inbox yang ada di aplikasi Instagram akan hilang. Alhasil, pengguna hanya bisa mengakses semua pesan Instagram di aplikasi Direct.

Sejauh ini belum ada informasi apakah Direct akan dirilis ke seluruh dunia. Jika demikian, maka peluncurannya bisa membuat induk usahanya, Facebook, memiliki aplikasi pesan populer baru selain Messenger dan WhatsApp.

Berikut tips yang mempermudah anda dalam menemukan stiker GIF terbaik kapan saja menurut Weber Shandwick dalam siaran persnya pada 24 Januari 2018:

1. Masukan keyword "Accessories"
Keyword tersebut digunakan untuk mencari stiker-stiker yang dapat dipasang pada wajah, seperti kacamata, topi, mata, bibir, telinga, dsb.

2. Masukan keyword "Effects"
Dalam keyword Effect kita dapat mencari stiker-stiker yang dapat digunakan guna menambah ambience pada sebuah situasi, seperti sparkles, fire, confetti, glitter, explosion, etc.

3. Masukan keyword "Peekers"
Untuk mencari stiker-stiker yang dapat muncul dan menghilang secara otomatis. Hal ini sangat menarik terutama untuk digunakan pada konten landscapes, serta keadaan yang memungkinkan stiker tersebut muncul dari balik layar atau dari belakang dinding.

4. Masukan keyword "Word Art"
Untuk mencari semua stiker yang berbasis text. Misalnya, Happy Birthday, LOL, OMG, Bye, dsb bisa menggunakan Word Art

5. Masukan keyword "Emoji"
Anda akan menemukan beragam emoji khusus, yang sangat populer.

6. Tema-tema
Tema-tema itu seperti "Happy Birthday" dan "Congratulations" memiliki konten yang bagus dan dapat membantu pengguna untuk menganimasikan Stories dalam rangka merayakan acara-acara besar.

Sticker GIF terbaru dari Instagram. (Instagram)

Dalam beberapa minggu kedepan, Instagram direncanakan akan meluncurkan kemampuan mengunggah foto dan video dari berbagai ukuran ke Stories Anda. Sehingga, tidak perlu repot untuk memotong foto lagi.

Ketika mengunggah foto atau video, Anda dapat membagikannya dalam dimensi aslinya, portrait, atau landscape. Setiap ruang sisa dalam post Anda akan diisi oleh gradien warna, atau juga bisa memperbesar foto tersebut untuk mengisi ruang yang tersisa.


Sumber : Liputan6.com, tekno.tempo.co


8:00 AM
Snapchat (Eric Thayer)

Perilisan fitur AMP Stories milik Google di minggu ini menuai komentar yang cukup tajam. Beberapa pihak menuding fitur tersebut sangat mirip dan bahkan seakan 'menyontek' salah satu fitur Snapchat Discover.

AMP Stories dan Snapchat Discover merupakan media visual yang menampilkan berita yang telah dikurasi dalam bentuk foto atau video yang berdurasi pendek. Lewat blog pengembang, fitur tersebut ditampilkan dalam format yang mirip dengan fitur Stories pada Instagram, yang lagi-lagi merupakan salah satu fitur di aplikasi Snapchat.

Meski secara tidak langsung menanggapi fitur Google ini, Wakil Presiden untuk Konten Snapchat Nick Bell tetap menyatakan bahwa Snapchat adalah platform pertama yang mempopulerkan sekaligus antusias dengan industri yang semakin mengembangkan fitur berita visual tersebut.

"Ambisi kami di Snapchat adalah untuk memberdayakan kemampuan bercerita yang baik, dan kami pikir kami adalah yang terbaik dalam memulai fitur tersebut dalam format mobile. Kami senang melihat industri yang mulai bergerak untuk mengembangkan fitur itu dan berharap lebih banyak media berita yang berinvestasi untuk fokus pada konten berita yang tersedia untuk mobile seperti ini," jelas Bell, seperti dikutip TechCrunch pada Rabu (14/2). 

Selain menuai protes dan kritikan, fitur tersebut juga mengundang pertanyaan lainnya, seperti bagaimana Google menonjolkan fitur AMP Stories dalam pencarian hingga bagaimana pendapatan fitur tersebut dibagi walau dalam platform belum terlihat adanya iklan.

Meski demikian, pertanyaan terbesar untuk AMP Stories adalah bagaimana penerbit dan pengiklan bereaksi atas konten majalah mobile animasi mereka yang ditampilkan pada lebih dari satu medium.

Seperti Dua Sisi Koin

Keputusan Google untuk 'terinspirasi' dari fitur Snapchat Discover menuai reaksi yang positif dan negatif layaknya dua sisi mata uang.

Dengan format yang sangat mirip tersebut, Google dapat dituding sebagai pengembang yang mencuri konten sekaligus iklan dari Snapchat yang telah lebih dulu menampilkan fitur serupa.

Namun demikian, argumen ini dapat dibantah sebab kedua pengembang itu memiliki demografi target pasar yang berbeda. Snapchat lebih menyasar pasar pengguna yang umurnya lebih muda dari pengguna Google.

Hal ini ditambah dengan pengiklan yang kebanyakan memilih platform dari segi umur, atau faktor lainnya atau bahkan keduanya.

Salah satu sisi positif yang paling mungkin terjadi adalah Google meraih keuntungan lewat fitur yang bahkan tidak ia kembangkan secara asli.

Tahun lalu, Snapchat meraih keuntungan lebih dari US$100 juta atau setara Rp1,3 miliar dari fitur Snapchat Discover sementara Google dapat mengembangkan angka itu untuk keseluruhan format.

Menarik kembali konten yang sudah didaur ulang dari Snapchat juga dapat menjadi salah satu kunci sukses AMP Stories, karena penerbit tidak perlu ragu lagi dengan kisah sukses fitur tersebut yang sudah tercatat lewat kesuksesan Snapchat Discover.


Sumber : cnnindonesia.com


7:53 AM
Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi di peluncuran Xiaomi Redmi 5 di Jakarta, Rabu (14/2/2018). (KOMPAS.com/Fatimah Kartini Bohang)

Bertepatan dengan Hari Kasih Sayang, Xiaomi meresmikan duo Redmi 5 dan Redmi 5 Plus di Indonesia, Rabu (14/2/2018). Lini tersebut diklaim membawa prinsip utama Xiaomi, yakni "menghadirkan smartphone premium untuk semua kalangan".

Salah satunya tampak pada desain Redmi 5 dan Redmi 5 Plus yang mengusung layar penuh alias full-screen dengan rasio 18:9. Desain seperti ini sebelumnya merupakan kemewahan smartphone high-end.

"Secara desain sangat elegan, Anda bisa merasakan menggenggam dunia lewat smartphone. Layar ini juga memberikan informasi yang lebih banyak ketika menjajal aplikasi peta digital, menggulir media sosial, hingga bekerja dengan aplikasi-aplikasi produktivitas," kata Country Manager Xiaomi Indonesia, Steven Shi, di acara peluncuran di Grand Indonesia.

Fitur pemindai sidik jari (fingerprint scanner) juga disertakan di bagian belakang, di bawah lensa kamera. Kapasitas baterainya pun bisa diandalkan untuk menunjang aktivitas, dan yang paling penting harganya ramah kantong.

Soal kamera, Redmi 5 mengusung sensor resolusi 12 megapiksel dengan besaran piksel 1.25 micrometer di sisi belakang. Untuk kamera depan, terdapat kamera resolusi 5 megapiksel untuk selfie.

Xiaomi Redmi 5 (Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com)
"Kamera iPhone 8 punya besaran piksel 1.22 micrometer. Hasil foto kamera Redmi 5 dengan 1.25 micrometer akan lebih apik. Untuk membidik foto-foto makanan yang detail seperti nasi goreng akan terlihat lebih tajam dan enak. Untuk foto pemandangan akan kelihatan lebih nyata," Steven Shi menuturkan.
Pada kamera selfie, ada fitur "LED Selfie Light" yang diklaim mampu menghasilkan selfie malam hari yang tampak terang dan natural, menyesuaikan dengan tone warna kulit.

"Kami menghadirkan kamera level flagship untuk semua kalangan (tak terbatas hanya untuk kalangan atas)," ujarnya.

Spesifikasi Redmi 5

Xiaomi Redmi 5 hadir dengan layar kelas phablet ukuran 5,7 inci. Chipset-nya menggunakan Qualcomm Snapdragon 450 yang dibangun dengan teknologi pemrosesan 14 nm. Komponennya mencakup CPU octa-core dengan kecepatan 1,8 GHz.

Xiaomi Redmi 5 (Fatimah Kartini Bohang/Kompas.com)

Ada dua versi kapasitas memori dan RAM yang disediakan Xiaomi utnuk Redmi 5. MiFans bisa memilih antara RAM 2 GB dengan memori 16 GB, atau RAM 3 GB dengan memori 32 GB. Xiaomi Redmi 5 juga menyediakan slot microSD yang memungkinkan penambahan kapasitas memori penyimpanan hingga 128 GB.

Meski Xiaomi Redmi 5 hadir dengan sistem operasi Android Nougat 7.1.2 yang kini terhitung usang, antarmukanya sudah memakai MIUI 9 termutakhir. Baterainya berkapasitas 3.300 mAh untuk mendukung kebutuhan sehari-hari.

Spesifikasi Redmi 5 Plus

Sesuai namanya, Redmi 5 Plus mengusung layar yang lebih besar dari Redmi 5, yakni 5,99 inci. Selebihnya, desain tetap sama dengan layar full-screen berasio 18:9.

Spesifikasi Redmi 5 Plus sedikit ditingkatkan, misalnya chip Snapdragon 625 yang lebih garang ketimbang Snapdragon 450. Pilihan kombinasi RAM dan memorinya pun lebih tinggi, yakni 3 GB/32 GB atau 4 GB/64 GB.

Keunggulan lain pada Xiaomi Redmi 5 Plus adalah baterai yang kapasitasnya 4.000 mAh. Kapasitas tersebut diklaim mendukung aktivitas pengguna selama seharian tanpa perlu diisi dayanya berkali-kali.

Xiaomi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus hadir dalam pilihan warna Black, Blue, Pink, dan Gold.

Harga Xiaomi Redmi 5 mulai Rp 1,7 juta (2GB/16GB) hingga Rp 1,9 juta (3GB/32GB). Sementara harga Xiaomi Redmi 5 Plus sendiri dibanderol mulai Rp 2,2 juta (3GB/32GB) hingga Rp 2,7 juta (4GB/64GB). 

Pre-sale Xiaomi Redmi 5 dan Redmi 5 Plus dibuka Kamis (22/2/2018) mulai pukul 11.00 WIB.


Sumber : KOMPAS.com

7:42 AM


Tanggal 28 Februari 2018 nanti menandai deadline alias batas waktu registrasi ulang nomor seluler untuk pelanggan kartu SIM prabayar.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengimbau para pelanggan yang belum mendaftar agar tak menunda hingga menjelang deadline. Sebab, ada risiko yang mengintai.

“Karena pada saat itu (batas akhir 28 Februari 2018) akan terjadi traffic tinggi luar biasa yang dapat menyebabkan gagal registrasi," sebut Dirjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo, Ahmad M. Ramli.

Traffic tinggi dalam hal ini mengacu pada para pelanggan kartu SIM pabayar yang menunda registrasi, lalu berbondong-bondong melakukan pendaftaran dalam waktu sama atau berdekatan sebelum lewat deadline.

Beban jaringan pun akan meningkat sehingga berisiko error yang berujung registrasi gagal, seperti disebut Ramli.

Registrasi ulang nomor ponsel prabayar bisa dilakukan dengan mudah. Cukup bermodal Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga. Keduanya bisa ditemukan di lembaran Kartu Keluarga.

Dalam keterangan tertulis yang diterima KompasTekno dari Kemenkominfo, Sabtu (17/2/2018), Ramli kembali mengingatkan agar masyarakat menggunakan NIK dan KK asli kepunyaan sendiri untuk mendaftar, bukan milik orang lain karena hal tersebut melanggar hukum.

Tujuan registrasi ulang ini adalah untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pelanggan seluler. Pendaftaran identitas pemilik nomor prabayar diharapkan bisa menekan tindak kejahatan seperti penipuan, di samping mempermudah pelacakan ponsel yang hilang.

Hingga pagi ini, Kemenkominfo mencatat jumlah pelanggan kartu SIM prabayar sudah mencapai kisaran 226 juta, meningkat dari sekitar 200 juta yang tercatat pada awal bulan Februari.

“Tepatnya sejumlah 226.444.899 kartu nomor pelanggan pada hari tadi. Angka ini menunjukkan jumlah nyata pelanggan aktif saat ini yang telah teregistrasi dan tervalidasi melalui sistem database kependudukan Ditjen Dukcapil,” ujar Ramli.

Adapun total kartu SIM prabayar yang beredar di Indonesia sekarang diperkirakan mencapai 360 juta. Meski demikian, tak diketahui secara pasti berapa jumlah yang digunakan secara aktif.

Cara registrasi

Jika pelanggan tak juga mendaftarkan kartu SIM prabayarnya hingga tenggat yang ditetapkan, ada sanksi bertahap yang bakal diberikan. Mula-mula, fungsi kartu SIM dipangkas satu per satu, lantas pada poin tertentu bisa diblokir total.

Untuk menghindari sanksi tersebut, segeralah lakukan pendaftaran kartu SIM prabayar. Ada beberapa mekanisme registrasi yang bisa dilakukan. Selain lewat SMS, bisa juga lewat situs web, aplikasi, atau mendatangi gerai resmi masing-masing operator.

Registrasi via SMS (kirim ke 4444) bagi pengguna kartu SIM prabayar baru
  • Bagi pengguna baru Tri, Smartfren, dan Indosat, pendaftaran bisa dilakukan dengan mengirim SMS dengan format: 16 digit NIK#16 digit nomor KK
  • Pelanggan baru XL mesti mengirim SMS dengan format: DAFTAR#16 digit NIK#16 digit nomor KK
  • Pelanggan baru Telkomsel mengirim SMS dengan format: REG<spasi>16 digit NIK#16 digit nomor KK#


Registrasi via SMS (kirim ke 4444) bagi pengguna kartu SIM aktif (pengguna lama)

  • Pengguna Indosat, Smartfren, dan Tri dapat mengirimkan SMS dengan format: ULANG#16 digit NIK#16 digit nomor KK#
  • Pengguna XL dapat mengirimkan SMS dengan format: ULANG#16 digit NIK#16 digit nomor KK
  • Pengguna Telkomsel dapat mengirimkan SMS dengan format: ULANG<spasi>16 digit NIK#16 digit nomor KK#


Registrasi via situs web masing-masing operator


Seperti melalui SMS, registrasi kartu prabayar via situs web bisa dilakukan tanpa biaya alias gratis. Selain melalui situs web, pengguna XL, Indosat, dan Tri juga bisa mendaftarkan diri dengan cara mengunjungi gerai masing-masing operator.

Khusus pengguna Telkomsel, bisa meminta bantuan melalui call center tanpa harus datang ke GraPari untuk melakukan daftar ulang atau daftar baru kartu SIM prabayar.

Tujuan utama registrasi kartu SIM prabayar dengan nomor KK dan KTP adalah memberi perlindungan terhadap konsumen, terkait penyalahgunaan nomor ponsel oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab seperti upaya penipuan dan hoax.

Selain itu, registrasi kartu SIM prabayar juga dilakukan demi efisiensi industri telekomunikasi. Menurut Menkominfo, Rudiantara, operator bisa berhemat 2,5 triliun karena kebijakan registrasi kartu SIM prabayar.

Pasalnya, dengan mekanisme ini, kebiasaan masyarakat beli kartu perdana sekali pakai akan berangsur-angsur berkurang. Dengan demikian, operator tak perlu belanja kartu SIM secara berlebihan.


Sumber : KOMPAS.com

3:47 AM

No Hari/Tanggal Kegiatan
1 Senin - Jum'at, 26 - 2 Maret 2018 Pengaturan Server dan Sesi oleh Satuan Pendidikan
2 Senin - Kamis, 5 - 8 Maret 2018 Penyiapan Data di Pusat
3 Jum'at - Sabtu, 9 - 10 Maret 2018 Sinkronisasi
4 Senin, 12 Maret 2018 Matematika
5 Selasa, 13 Maret 2018 Bahasa Inggris
6 Rabu, 14 Maret 2018 Mata Ujian Pilihan

8:20 PM ,
Program donasi buku Kemendikbud dan PT Pos Indonesia dinilai dapat memperkuat mempermudah pencapaian program literasi dan peningkatan minat baca buku bagi masyarakat. Foto/Ilustrasi
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (Ditjen PAUD dan Dikmas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menjalin kerja sama dengan PT Pos Indonesia dalam program donasi buku.

Melalui program tersebut, buku-buku disebarkan ke seluruh pelosok Nusantara. "Kerja sama ini memperkuat dan mempermudah pencapaian program literasi dan peningkatan minat baca buku bagi masyarakat, khususnya yang berada di pelosok tak terjangkau," ungkap Direktur Jenderal PAUD dan Dikmas Kemendikbud, Harris Iskandar di sela-sela Oameran Pendidikan dan Kebudayaan bertajuk Unjuk Kerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Pusdiklat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Sawangan, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018).

Seperti diketahui, Ditjen PAUD dan Dikmas setiap tanggal 17 bekerja sama dengan PT Pos Indonesia menggelar program donasi buku, mengumpulkan dan menyebarkan buku-buku ke pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), taman bacaan masyarakat, PAUD yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Kami merasa terpanggil dan terhormat diajak untuk menyebarkan buku ke pihak yang membutuhkan. Ini juga sebagai bagian visi PT Pos Indonesia dalam meningkatkan layanan serta mencerdaskan anak bangsa," ujar Direktur Utama PT Pos Indonesia, Gilarsi W Setijono. 

Pertemuan Ditjen PAUD dan Dikmas dengan Direktur PT Pos Indonesia ini saat mengunjungi stand pameran yang pendidikan dalam rangka Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018 di Pusdiklat Kemendikbud, yang berlangsung selama empat hari, 5-8 Februari.


Sumber : SindoNews.com

7:48 PM ,
Ilustrasi Biaya Pendidikan (Liputan6.com/Andri Wiranuari)

Perhimpunan Pelajar Indonesia di Australia (PPIA Australia/ PPIA) menginisasi sebuah program bantuan sosial guna mendorong kemajuan pendidikan di kawasan Timur Indonesia. Program ini telah diluncurkan pada bulan Januari 2018.

Program yang bertajuk “Improving Papua and East Nusa Tenggara’ Education” atau disingkat IMPACT ini, digagas sebagai bentuk kepedulian, upaya, serta partipasi aktif kalangan pelajar Indonesia di seluruh Australia.

"Melalui program ini, PPIA menyasar untuk turut serta dalam pengembangan sepuluh taman baca di beberapa lokasi di Papua dan NTT," kata Charity Manager of Indonesian Student Association of Australia (PPI Australia) Herfi Qurrota Hanina dalam keterangannya, Rabu (7/2/2018).

Dia menambahkan, pemberian bantuan tersebut berupa perlengkapan, peralatan, serta buku-buku penunjang kegiatan belajar kepada 400 anak di NTT dan Papua. Bantuan tersebut direncanakan akan disampaikan kepada penerima manfaat pada April 2018.

"Kawasan Indonesia Timur dipilih sebagai sasaran program karena kedua wilayah ini masih berada dalam kategori daerah tertinggal di Indonesia, meski memiliki potensi alam yang melimpah," kata dia.

Menurut data Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), sebanyak 103 dari 122 kabupaten yang masuk kategori daerah tertinggal berada di wilayah Indonesia Timur. Di antara provinsi-provinsi di wilayah tersebut, Papua dan NTT merupakan dua provinsi dengan daerah tertinggal paling banyak.

Di samping itu, data BPS pada tahun 2016 juga menunjukkan angka kemiskinan yang tinggi di kedua provinsi tersebut, yaitu 28,54 persen dari jumlah penduduk di Papua dan 22,19 persen di NTT.

"PPIA percaya bahwa pendidikan, sebagai salah satu pilar utama dalam pembangunan, merupakan jalan keluar utama dalam memutus rantai kemiskinan," tegas dia.


Bidang Pendidikan

Ilustrasi pendidikan. Foto: via everydayfeminism.com

Selain itu juga dapat menjadi sarana untuk melahirkan individu-individu berdaya saing tinggi yang kelak dapat menjadi pemimpin hebat Indonesia di masa mendatang.

"Melalui program bantuan sosial ini, PPIA menggarisbawahi bahwa penguatan upaya-upaya di bidang pendidikan di daerah-daerah terpencil khususnya di kawasan timur Indonesia, merupakan tanggung jawab seluruh warga negara Indonesia," ucap wanita biasa disapa Nina itu.

Sehubungan dengan hal itu, PPIA telah meluncurkan laman penggalangan dana dari publik melalui laman web Kitabisa.com. PPIA mengundang kepada seluruh kalangan masyarakat yang sekitarnya memiliki kepedulian serta keyakinan terhadap kemajuan pembangunan di Indonesia Timur untuk turut berpartisipasi dengan menyebarkan informasi mengenai kegiatan ini maupun dengan cara berdonasi.

"Selain itu, PPIA juga menyambut baik dukungan kalangan dunia usaha yang ingin berpartisipasi aktif dalam mensukseskan kegiatan sosial ini," Nina menandaskan.


Sumber : Liputan6.com

7:25 AM ,
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud M.D pada diskusi Pancasila di Zamanku yang diselenggarakan di Yogyakarta, Sabtu (3/2/2018). (Dok Djarum Foundation)

Pancasila merupakan pijakan paling utama dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. Terjaganya persatuan bangsa Indonesia hanya bisa terwujud selama Pancasila masih menjadi landasannya.

Demikian diungkapkan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mohammad Mahfud M.D dalam siaran pers diskusi "Pancasila di Zamanku" yang diselenggarakan oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation bekerjasama dengan Universitas Proklamasi 45 Yogyakarta dan Solidaritas Anak Bangsa (Sabang), di Yogyakarta, Sabtu (3/2/2018).




"Pancasila menjadi kesadaran filsafat hukum dan sumber kesadaran berbangsa dan bernegara, Pancasila itu ideologi yang mempersatukan," ujar Profesor Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta ini.

Menurut dia, di tengah era keterbukaan informasi seperti saat ini bahaya radikalisme dan perpecahan terus mengintai generasi muda Indonesia. Minimnya pemahaman terhadap Pancasila sebagai landasan kehidupan berbangsa dan bernegara, lanjut Mahfud, membuat anak muda rentan dipecah belah.

"Oleh karena itu, nilai-nilai kearifan Pancasila dipandang perlu dibumikan kembali di tengah-tengah kaum muda untuk menguatkan semangat persatuan," tambahnya.

Dialog yang dipandu wartawan senior Rosianna Silalahi tersebut diikuti tak kurang dari 1.500 mahasiswa dari delapan perguruan tinggi di Yogyakarta. Pembicara lain yang hadir adalah pemerhati sosial dan pegiat di Wahid Institute Inayah Wulandari Wahid serta vokalis band Kotak Tantri Syalindri Ichlasari atau Tantri Kotak.

Mahfud lebih lanjut juga mengingatkan kembali tentang potensi perpecahan jika generasi muda saat ini tidak lagi merefleksikan Pancasila dalam kehidupan bersosialisasi mereka sehari-hari.

"Itu (radikalisme) harus ditangkal dengan Pancasila sebagai ideologi pemersatu ikatan kita sebagai bangsa Indonesia," kata Mahfud.

Hal senada juga diucapkan Inayah Wahid. Putri bungsu Presiden Indonesia ke empat KH. Abdurrahman Wahid ini mengatakan Pancasila adalah intisari dari semua nilai-nilai kearifan yang bersifat universal sehingga sampai kapan tidak akan ketinggalan zaman, termasuk di tengah generasi milenial sekarang ini.

"Selama ada manusia dan ada kemanusiaan, Pancasila akan selalu relevan, karena Pancasila selalu bersumber dari nilai-nilai kebaikan universal sehingga akan selalu sejalan dengan agama apa pun," ujar Inayah.

Dari kalangan anak muda dan artis, Tantri Kotak mengaku melihat minimnya pemahaman terhadap nilai-nilai Pancasila saat ini bisa membuat generasi muda semakin individualistis dan dan tidak mempunyai pegangan di tengah arus informasi global.

Oleh karena itu Tantri mengajak anak-anak muda agar terus berkarya dengan menanamkan nilai-nilai Pancasila di kehidupan mereka.

"Agar semangat nasionalisme kita jangan mudah goyah," kata Tantri.


Sumber : KOMPAS.com

7:14 AM ,
Dalam kelas coding, peserta kursus bisa mengenal, mengaplikasikan, dan mengembangkan konsep dasar pemrograman untuk robot. (KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)
Pengembangan perekonomian digital menjadi penting bagi masa depan Indonesia. Penggunaan teknologi digital akan mendominasi dunia usaha dalam beberapa waktu mendatang.

Berdasarkan kajian McKinsey pada 2016, sekira 52,6 juta jenis pekerjaan akan hilang dalam lima tahun ke depan. Hal itu terjadi sebagai dampak dari berkembangnya teknologi digital pada era revoluasi industri 4.0.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia berpotensi besar untuk berpengaruh lebih besar di dunia. Teknologi digital akan menciptakan 3,7 juta pekerjaan baru dalam 7 tahun ke depan. Mayoritas pekerjaan itu merupakan sektor jasa.

Pekerja yang dibutuhkan pada sektor jasa yang tumbuh sejalan dengan perkembangan teknologi digital yakni middle higher skilled. Sayangnya, sumber daya manusia Indonesia masih belum memiliki skill yang memadai untuk itu.

Saat ini, sejumlah perusahaan startup Indonesia melejit melampaui perusahaan-perusahaan yang telah berdiri puluhan tahun. Perusahaan startup yang berdiri baru beberapa tahun seperti Go-Jek memiliki valuasi yang sangat besar.

“Perusahaan startup skalanya besar sehingga bisa mendapatkan funding yang besar,” ujar Direktur Pemasaran Koding Next, Josep Kenny, di Hotel Pullman, Jumat (2/2/2018).

Berkembangnya perusahaan startup berbasis teknologi digital itu tentu membutuhkan tenaga kerja. Peluang yang begitu besar itu ternyata tak bisa diserap pasar kerja.

“Nyatanya ada gap. Tidak semua orang bisa bekerja di sana karena tidak memiliki skill,” katanya.

Kini, tak ada alasan lagi untuk menunda pengembangan diri seiring dengan berkembangnya teknologi digital, salah satunya dengan mempelajari coding. Bukan cuma pekerja, anak-anak pun bisa belajar pemrograman komputer alias coding.

Sejumlah lembaga kursus coding membuka kelas bagi peserta, mulai anak-anak hingga dewasa. Masyarakat yang berminat mempelajari coding berlatar belakang beragam, seperti pelajar, mahasiswa, pekerja, dan pengusaha. "Ada juga pendaftar kursus yang berusia 40 hingga 50 tahun," ujar Kenny.

Pada kelas tersebut, anak-anak diajarkan untuk berpikir logis dan algoritmik, kemampuan matematika dan analisa, kerja sama dan kreativitas, serta pemecahan masalah.

Materi utama yang dipelajari di antaranya apps, robot, website, 3D printing,  games dan matematika, drone, smart home, serta computer programming.

Sementara, para pekerja dan pengusaha bisa mempelajari cara untuk membangun dan mengembangkan website statis, dinamis, komersial (e-commerce), serta menganalisa website yang telah dikembangkan.

“Peluang teknologi digital untuk berkembang di Indonesia mesti dilihat. Dulu, kita hanya bisa punya satu toko yang mesti dijaga 24 jam dikali 7 hari dalam seminggu. Sekarang, kita bisa punya 10 toko yang enggak ada bentuk fisiknya dan bisa menghasilkan 10 kali lipat dibanding toko konvensional tadi,” katanya.

Biaya yang dibutuhkan untuk mengikuti kursus juga tak murah. Paket kelas untuk siswa dewasa dibandrol Rp 20 juta yang bisa diikuti selama 8 pekan.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Muhammad Hanif Dhakiri, sadar biaya untuk memperkaya skill pada era revolusi industri 4.0 itu tak murah. Oleh karena itu, pemerintah saat ini tengah mengkaji mekanisme pembiayaan pelatihan keterampilan pekerja agar dapat menguasai teknologi. 

Dua mekanisme yang tengah digodok yakni Skill Development Fund (SDF) dan Unemployment Benefit (UB). Pembiayaan pelatihan keterampilan, ia melanjutkan, masuk dalam skenario SDF yang rencananya diambil dari anggaran negara.


Sumber : KOMPAS.com

6:57 AM , ,
Ilustrasi (Shutterstock)

Anda sudah mulai mudah lupa? Atau kesulitan me re-call poin-poin penting dalam rapat? atau diminta istri beli diapers yang terbeli malah pembalut?

Sama, saya juga pernah mengalaminya. Tapi ternyata ada cara gampang untuk mengurangi kebiasaan lupa ini.

Dua puluhan tahun yang lalu, ketika saya masih belajar di TPA (taman pendidikan Al-Quran) di masjid kampung, saya diam-diam berkompetisi dengan teman saya. Namanya sebut saja si Rus. Rus ini hafalan suratnya selalu lebih banyak dari saya. Saya baru hafal satu surah, dia sudah dua. Saya lalu tidak pernah bisa mengejarnya meski saya pikir saya sudah berusaha keras. 

Saya termasuk orang yang lebih senang membaca daripada berhitung waktu sekolah. Namun meski demikian kalau soal menghafal, sudah pasti si Rus lebih hebat dari saya dalam hal ini.

Mungkin memang otaknya lebih encer, begitu pikir saya waktu itu.  Pernah suatu kali ada ujian mata pelajaran kimia. Saya belajar semalam suntuk menghafal tabel periodik unsur. Pas ujian, blank! yang saya ingat gambar kapal (karena tabelnya saya corat-coret jadi kapal). Jeblok nilai Kimia saya.

Hal yang sama bisa terjadi saat kita mempersiapkan diri untuk presentasi atau wawancara kerja. Sudah mempersiapkan diri berhari-hari tapi sepertinya apa yang masuk di kepala tiba-tiba lepas hilang entah kemana.

Memang ada banyak teknik untuk meningkatkan daya ingat, menghafal. Misalnya metode Loci, yaitu menempatkan hal-hal yang ingin kita ingat pada tempat-tempat yang familier, misalnya rumah kita sendiri.

Metode lainnya adalah chungking ketika kita mengingat deret angka, misalnya sampai 9 deret. Lebih mudah mengingatnya dengan memecahnya menjadi 3 deret masing-masing 3 angka seperti kita menuliskan nomor handphone. Masih banyak metode-metode lain yang canggih.

Tapi ada satu metode yang kelihatannya sepele, sangat mudah diaplikasikan, dan yang paling penting sudah terbukti meningkatkan daya ingat dan kemampuan belajar. Setidaknya menurut para peneliti memori di Departement of Psychology,  University of Waterloo, Kanada.

Hasil penelitian ini berjudul ”This time it’s personal: the memory benefit of hearing oneself" yang terbit Desember 2017 di jurnal "Memory" oleh Noah D. Forrin dan Colin M. Mcleod.

Metode ini sekali lagi saya kasih tahu sangat..sangat mudah, bagaimana caranya? Ketika ingin belajar sesuatu atau mengingat sesuatu. Tuliskan lalu bacalah keras-keras tapi jelas. Nggak perlu terlalu keras juga sih, yang penting kita dengar suara kita sendiri dan lakukan berulang-ulang sesuka kita. Lalu? Sudah. Sudah? Iya sudah gitu aja. Gampang kan?

Metode untuk meningkatkan kemampuan memori ini diteliti bermula dari istilah psikologi memori "production effect". Apa itu? Memori dalam otak kita ibaratnya seperti gudang data, ada memori jangka pendek, data yang disimpan dekat dengan pintu gudang, lebih mudah diambil, tapi dibuang dalam jangka pendek.

Ada memori jangka panjang, data yang disimpan agak ke dalam, lebih jauh dari pintu gudang tapi lebih tahan lama. Dalam hal ini ketika kita mendapatkan informasi baru dan ingin mengingatnya, kemampuan memori untuk menyimpannya dipengaruhi oleh informasi-informasi lain yang bertebaran memasuki indera kita.

Bisa jadi kita langsung lupa karena informasi yang lebih baru langsung menghapus informasi sebelumnya sebelum sempat masuk dalam memori jangka panjang. Begitu seterusnya.

Nah, untuk mencegah hilangnya informasi baru, perlu dilakukan suatu upaya "belajar". Peneliti psikologi memori menyebutnya "production effect". Yaitu ketika otak memproduksi upaya belajar baru dari informasi yang baru saja diterima, bukan saja hal ini mencegah informasi lain menghapusnya, tapi juga memperkuatnya untuk masuk dalam memori jangka panjang.

Ibaratnya, efek ini tali yang akan mencegah informasi  keluar dari gudang data. Apa contoh "production effect" ini? Misalnya mencatat, mendengarnya berulang-ulang, atau menyanyikannya. Atau menggabungkan diantaranya, dicatat lalu dibaca sendiri keras-keras berulang-ulang, semakin sering semakin bagus.

Forrin dan McLeod membandingkan efektivitas mengingat dari empat kelompok subyek penelitian yaitu :  (1) Membaca dalam hati, (2) mendengarkan orang lain membacakan, (3) mendengarkan rekaman bacaan sendiri, dan (4) membaca sendiri dengan suara keras.

Hasilnya, kelompok 4, subyek yang membaca sendiri dengan suara keras menunjukkan kemampuan mengingat dan kemampuan belajar paling tinggi ketika diteliti dua minggu setelah penelitian pertama.

Kenapa bisa demikian? Peneliti menyatakan bahwa kombinasi kerja mulut, pita suara, gendang telinga menghasilkan "tali" yang kuat untuk memasukkan infomasi ke dalam gudang memori. McLeod menyebutnya "words engagement".

Saya lalu ingat-ingat lagi teman saya di TPA, si Rus ini selalu menghafalkan surah dengan membacanya keras-keras saat belajar, juga saat perjalanan dari rumah ke masjid, saat jeda shalat, bahkan bergumam-gumam sendiri saat main kelereng.

Saya belum mengecek apakah otaknya benar encer, tapi yang jelas si Rus dengan piawai sudah menggunakan "production effect" untuk menghafalkan ayat Al-Quran, dan terbukti berhasil. Saya pun ingin mencobanya dong. Apa benar bisa berguna. Jadi saya coba beberapa hari yang lalu untuk menghafal ayat Quran, dan hei..it's work bro!

Jadi dari percobaan sederhana yang saya lakukan sendiri beberapa hari belakangan, Teknik mempertajam daya ingat ini bisa disederhanakan sebagai berikut :

Tentukan informasi apa yang ingin Anda simpan dalam ingatan
Tuliskan informasi tersebut
Baca sendiri informasi tersebut keras-keras (di depan kaca juga boleh)
Ulangi
Ulangi lagi, dari hasil percobaan saya minimal 15 kali atau lebih

Selamat mencoba…


Sumber : KOMPAS.com (Forrin, N. D., and MacLeod, C. M. (2017) This time it’s personal: the memory benefit of hearing oneself. Memory. DOI: 10.1080/09658211.1383434)

6:47 AM , , ,
Ilustrasi (shutterstock)

BEBERAPA tahun lalu, ketika saya sedang belajar (lagi) ilmu psikologi, saya diberikan tanggung jawab mendampingi seorang anak. Sebut saja namanya Budi.

Budi baru saja naik kelas tiga SMA, tetapi nilai-nilai akademiknya terus merosot sejak kelas dua. Pak kepala sekolah menugaskan saya mencari tahu sebabnya dan beliau mengatakan, apakah memungkinkan membantu Budi mengembalikan prestasinya.

Sebab, waktu kelas satu, nilai akademiknya tidak jelek. Saya pun mulai mempelajari latar belakang keluarga dan akademiknya melalui berkas-berkas yang ada di sekolah mengenai Budi.

Informasi verbal juga berusaha saya dapatkan dari kepala sekolah, wali kelas, dan guru lain yang pernah berinteraksi dengan Budi. Selain itu, saya juga kontak orangtuanya yang ada di seberang pulau sekalian minta izin pendampingan.

Untung orangtuanya cukup terbuka dan malah mendesak saya membantu mengembalikan prestasi anaknya.

Informasi yang saya dapatkan cocok dengan informasi dari sekolah. Orangtua juga mengatakan, Budi berubah menjadi pendiam sejak kelas dua SMA. Padahal, tidak sampai 10 bulan lagi Budi dan teman-teman seangkatannya harus mengikuti ujian masuk perguruan tinggi.

Saya katakan orangtuanya kooperatif karena saya pernah melakukan pendampingan anak lain dan mendapati orangtuanya cuek sama sekali atau yang lain malah curiga terhadap saya. Duh....

Sebagai catatan, pendampingan psikologi untuk anak yang efektif hanya bisa terjadi jika kedua orangtua kompak. 

Setelah lengkap, saya baru mulai berkenalan dengan Budi. Seperti biasa, awalnya kaku. Budi ragu-ragu. Kesan pertama saat ngobrol memang anak ini sangat-sangat tidak percaya diri. Namun, saya tidak memaksakan diri. Kata orang Jawa, witing tresna jalaran saka kulina. Kepercayaan akan tumbuh seiring berjalannya waktu. Konselor tidak boleh terburu-buru. 

Hampir sebulan Budi hanya ngomong sedikit, lebih banyak saya yang ngobrol ke sana-kemari. Dari obrolan-obrolan singkat itu, saya mendapati bahwa Budi suka main gim, saya install di komputer (PC karena belum punya laptop) gim seperti milik Budi.

Komputer saya ngos-ngosan ketika di-install gim first person shooter (FPS) berat itu, tetapi tak apa-apa yang penting bisa jadi bahan obrolan. Baru bulan kedua saya “diizinkan” mampir ke kosnya untuk main gim.

Kamar kos Budi tidak berantakan, malah cenderung rapi dan bersih. Namun, yang saya perhatikan adalah laptop dan sound system-nya yang canggih. Saya ngiler lihatnya. Baru pada bulan kedua itu, obrolan kami mulai lebih cair.

Budi mulai agak banyak bicara. Saya juga kenalan dengan beberapa anak yang satu lantai dengan kosnya.

Berdasarkan informasi dari Budi sendiri dan dari teman-temannya satu lantai kos, rupanya sejak kelas dua, Budi yang tinggal di kos sebelah sekolahnya ini sering di-bully (rundung) kakak kelasnya, baik di sekolah maupun di kosnya, baik secara verbal maupun fisik.

Saya sengaja tidak menggali bagaimana detail perundungannya. Perundungnya sudah lulus dan tidak lagi tinggal di kosnya. Budi saat kelas satu berprestasi dan lumayan percaya diri. Namun, berubah drastis 180 derajat menjadi pendiam, pemurung, penyendiri, dan pesimistis berat. Hampir tidak punya teman sama sekali.

Hanya teman seberang kamarnya yang kadang dia ajak ngobrol. Sejak itu, Budi juga tidak pernah bisa fokus belajar, nilai pelajarannya jadi amburadul. Waktu terbanyaknya dia habiskan di kamar. Main gim, tetapi Budi tidak sampai kecanduan. Kalau dibiarkan terus, kondisi depresif Budi dapat dipastikan akan lebih parah.

Setelah informasi lengkap, saya juga sudah “kuasai” lingkungan sekolah dan kosnya, baru bulan kedua pertengahan saya bisa menjalankan terapi saya. Saya menggunakan teknik cognitive behavioral therapy (CBT), terapi yang fleksibel, bisa dibuat simpel, tetapi efektif dan yang penting tanpa efek samping.

Saya juga mengajaknya rutin fitness lagi karena dulu waktu kelas satu Budi ternyata pernah jadi anggota klub fitness. Saya temani dia gabung di klub fitness kampus saya, yang ongkos daftar agak murah maksud saya. Namun, baru beberapa minggu, dia minta pindah di klub fitness kampus sebelah yang lebih lengkap peralatannya.

Saya pun setuju, tapi sambil meringis karena harus merogoh kantong tipis saya lebih dalam. Tapi tidak apa-apa. Apa boleh buat. Tadinya seminggu beberapa kali bisa traktir calon istri makan siang agak lumayan, jadinya traktiran dan ngobrol di kantin kampus aja. Untungnya calon istri saya itu  juga adik kelas saya, santai aja.

Tapi yang saya surprise, Budi mulai ada inisiatif. Padahal terapi saya belum juga berjalan seminggu.

Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dipopulerkan oleh Albert Ellis, psikolog senior dari Universitas Columbia dan Aaron T. Beck, professor psikiatri dari Universitas Pennsylvania dengan mengambil konsep-konsep behavioral Albert Bandura dan konsep-konsep kognitif Alfred Adler.

Kita bisa googling nama-nama tersebut untuk tahu akar teorinya. Intinya dalam CBT ini adalah perilaku (behavior)itu dipengaruhi oleh perasaan (feeling), sedangkan perasaan dipengaruhi oleh pikiran/kognisi (thought).

Jadi dengan teknik tertentu, apabila kita bisa mempengaruhi pikiran maka pada gilirannya akan bisa mengubah perilaku kita.

Menurut Beck (2011) pikiran-pikiran kita secara umum selalu mengalami distorsi. Distorsi ini normal dan terjadi pada siapa saja. Tapi bisa jadi karena pengaruh lingkungan distorsi itu bisa berlebihan.

Pikiran yang terdistorsi berat biasanya muncul secara konstan dan terus menerus sehingga mengantarkan seseorang mengalami depresi.

Beberapa contoh distorsi diantaranya :
  1. Over-Generalizing : Misalnya, karena suatu hal kita gagal mencapai sesuatu. Kita menganggapnya kita orang yang akan selalu gagal, tidak pernah bisa berhasil. Atau seseorang sedih karena putus pacaran, lalu menyimpulkan bahwa kehilangan itu akan menghancurkan hidupnya selamanya. Atau sebaliknya
  2. Mind Reading : Kita merasa bisa memastikan pikiran orang. “Ah pasti dia pikir saya bodoh”..”Ah pasti dia menganggap saya menyakitinya”. Padahal tidak ada bukti sama sekali orang itu menyatakan demikian.
  3. Catastophizing : Selalu memikirkan hasil yang terburuk. Seseorang yang akan belajar menyetir mobil, merasa menyetir akan sangat membahayakan karena bisa kecelakaan. Seseorang yang akan memulai usaha, tapi takut akan kehilangan semua modalnya.
  4. Fortune Telling : hal ini seperti “aku tahu pasti, aku tidak akan bisa mengerjakan soal itu” tanpa berusaha untuk mencoba. Atau karena sudah menjadi ahli dan berpikir “Aku tahu aku pasti bisa mengerjakannya”, lalu menjadi lengah, meremehkan, tidak belajar lagi.

Dalam CBT ini, prosesnya saya coba simplifikasi jadi semoga bisa dipraktekkan siapa saja. Sebelum terapi dimulai harus ada persetujuan dari semua pihak, baik Budi sendiri, pihak sekolah, dan orangtua. Sehingga proses terapi bisa berjalan lancar.

Pendampingan psikologis akan lebih sulit dilakukan dan lebih lama mencapai tujuannya apabila ada satu pihak saja yang kurang setuju, atau tidak kooperatif. Lebih-lebih bila pendampingan psikologi dilakukan untuk anak.

Hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan goals. Tentukan tujuan bersama. Menurut saya belum terlalu perlu membahas lebih banyak soal kasus bully dan detailnya karena memang sudah tidak terjadi.

Kita lebih banyak memandang masa lalu yang positif untuk maju ke depan. Lalu saya dan Budi menentukan tujuan utama proses terapi ini adalah lulus UM (Ujian Masuk) UGM.

Sejak kelas satu Budi suka dengan pelajaran matematika dan fisika, dia pun ingin masuk fakultas teknik. Awalnya Budi ragu, tapi saya ingatkan kalau sebenarnya dia bisa. Buktinya waktu kelas satu pernah ikut semacam kompetisi atau olimpiade ilmu eksakta.

Hal yang kedua adalah, dalam setiap sesi yang diadakan sekali seminggu atau dua minggu sekali tergantung kebutuhan. Tujuan utama tadi dipecah menjadi tujuan-tujuan kecil dengan penugasan sederhana di setiap sesi yang nanti akan dievaluasi pencapaiannya di sesi berikutnya. Misalnya, menambah satu teman baru di tempat les.

Pada sesi berikutnya saya tanyakan beberapa hal detail mengenai teman barunya, apakah Budi sudah tahu namanya, sekolahnya di mana, rumahnya di mana, berapa bersaudara, dll.

Setiap minggu akan selalu ada tugas baru yang bertujuan menambah kepercayaan diri, berinisiatif, dan memulai pembicaraan. Tugas ini akan saya gali kalau gagal terlaksana, apa sebabnya, dan akan diulang lagi pada penugasan minggu berikutnya.

Pada setiap sesi saya akan melakukan mood check, perasaan apa yang muncul dalam seminggu dan dalam skala brapa 1 sampai 10.

Hal yang ketiga adalah, seperti saya sampaikan di poin kedua. Gunakan flashcard. Apa itu? Itu semacam kartu skala emosi untuk mengidentifikasi perasaan dan perkembangannya.

Setiap emosi, seperti takut, cemas, marah, senang, bingung, dan lain-lain dibuat skalanya 1 sampai 10. Apa masalah-masalah yang muncul dalam penugasan, dan bagaimana mengatasinya.

Saya biasanya selalu mendorong Budi berpikir sendiri bagaimana solusinya dan membantunya memonitor hasilnya.

Hal yang keempat adalah tetap fokus. Dalam perjalanan terapi yang berlangsung beberapa bulan. Pasti selalu ada hal-hal lain yang mengganggu. Misalnya, karena sudah agak pede. Budi ingin "nembak" cewek, nah ini saya akan usahakan untuk ditunda dulu sampai tujuan-tujuan kecilnya tercapai, dan tujuan besarnya beres. Jangan sampai hal-hal di luar tujuan utama nanti merusak proses terapi.

Hal yang terakhir, selalu tanyakan feedback atau umpan balik mengenai proses terapi. Perasaan terpaksa untuk mengikuti terapi, misalnya karena ditanyain terus sama orangtuanya mengenai perkembangan nilai pelajaran lalu membuat Budi tertekan, penting untuk diidentifikasi.

Sehingga konselor bisa mengingatkan orangtuanya untuk lebih bersabar, tidak membuatnya under pressure. Sehingga perkembangan tidak lagi ditanyakan langsung, tapi lewat saya.

Total waktu yang saya butuhkan cukup lama, karena proses building  rapport atau proses “perkenalan” juga tidak mudah, itu saja berlangsung dua bulan. Proses terapi berlangsung selama hampir enam bulan dengan sesi seminggu sampai dua minggu sekali.

Waktu itu terapi sudah beberapa bulan selesai, saya juga sudah lama pamitan dengan kepala sekolahnya.

Baru nongkrong di kampus tiba – tiba masuk sms (waktu itu belum ada whatsapp) di hape jadul saya. Saya lihat pengirimnya, dari Budi. “Mas…Alhamdulillah, saya keterima di Teknik Mesin UGM. Terima kasih banyak mas…” Khas Budi, sms-nya pendek-pendek, to the point.

“Sama-sama Budi...,” saya balas smsnya pendek juga, lalu saya tutup hape saya dan berjalan sambil senyum2 sendiri. Bahagia itu sederhana…


Sumber : KOMPAS.com (Beck, J.S. (2011). Cognitive behavior therapy: Basics and beyond (2nd ed.). New York, NY: Guilford Press)

8:15 PM ,
pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat 2018, di Mataram, Nusa Tenggara Barat. Foto/Istimewa

Iringan tetabuhan rebana dan gendang bersahutan mengiringi empat siswa yang menyanyikan syair untuk  tarian yang dibawakan 10 orang siswa. 

Mereka tampil membawakan tarian rudat Lombok meramaikan pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) 2018 yang berlangsung di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). 

Rakornas bertema SPM (Standar Pelayanan Minimal) PAUD dan Kesetaraan Memperkuat Pendidikan Nasional ini digelar untuk reguler 1 untuk wilayah timur. 

Sebagai panita pelaksana, Direktur Pembinaan PAUD Direktorat Jenderal PAUD dan Dikmas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Ella Yulaelawati menyampaikan rakornas digelar untuk sinkronisasi program dan kebijakan pusat dan daerah tahun 2018.

"Rakornas 2018 ini merupakan pelaksanaan perdana dari rangkaian kegiatan rakornas yang akan digelar tiga tempat. Bertujuan menyinkronkan program, kebijakan dan anggaran pusat dan daerah sehingga terwujud efisiensi dan efektivitas program PAUD dan pendidikan masyarakat tahun 2018 ini," tutur Ella, Senin 12 Februari 2018.

Rakornas PAUD dan Dikmas 2018 Reguler 1 untuk wilayah timur diikuti 242 peserta, terdiri atas kepala dinas pendidikan kabupaten/kota dan provinsi, kepala Balai PP PAUD dan Dikmas dari 11 provinsi, NTT, NTB, Bali, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. Digelar selama empat hari dari 12-15 Februari 2018 di hotel Grand Legi Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat. 

Sementara reguler 2 untuk wilayah tengah akan digelar di Anyer, Banten pada 20-23 Februari dan reguler 3 untuk wilayah barat akan digelar di Banga Belitung pada 25-28 Februari.

"Rakornas ini digelar secara simultan, Februari ini selesai. Sehingga menjadi modal dan panduan pelaksanaan jajaran PAUD dan Dikmas seluruh Indonesia," tutur Ella.

Pada acara pembukaan yang diawali tarian rudat khas Lombok ini dilakukan juga penandatanganan komitmen peningkatan kinerja dan pengelolaan anggaran transaparan dan akuntabel Direktur Pembinaan PAUD\Direktur Pembinaan Kursus dan Pelatihan\serta seluruh Kepala BP PAUD dan Dikmas Wilayah Timur.


Sumber : SindoNews.com

8:12 PM ,
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya Komisi X meminta pemerintah untuk bertanggung jawab atas minat baca masyarakat Indonesia yang sangat rendah. (Foto/Ilustrasi/SINDOnews)

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) khususnya Komisi X meminta pemerintah untuk bertanggung jawab atas minat baca masyarakat Indonesia yang sangat rendah.

Anggota Komisi X DPR Marlinda Irwanti menyatakan berdasar pada data UNESCO menyebutkan dari 1000 warga Indonesia, hanya satu orang saja yang memiliki minat untuk membaca.

Data itu menyimpulkan minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Rendahnya minat baca masyarakat ini tak boleh dibiarkan, melalui berbagai program, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan minat baca masyarakat.

"Tidak sekadar memberikan tempat yang layak dan nyaman untuk bangunan perpustakaan yang dibangun, pemerintah juga memiliki tanggung jawab menambah koleksi bukunya," kata Marlinda dalam siaran pers, kemarin.

"Salah satu faktor yang membuat warga enggan ke perpustakaan karena koleksi bukunya yang kurang lengkap dan tidak update," imbuhnya.

Menurutnya, dari data UNESCO tersebut, terungkap bahwa dalam satu buku dibaca oleh lebih dari 15 ribu orang. Padahal idealnya, UNESCO menyebut hanya satu buku untuk dua orang. Hal ini juga menjadi bagian dari tanggung jawab pemerintah.

Marlinda juga menyebutkan, untuk meningkatkan minat baca dengan meningkatkan dan mengembangkan perpustakaan desa. Sehingga akses masyarakat untuk mendapatkan buku bacaan lebih mudah.

Pemerintah juga wajib membuka peluang komunitas-komunitas bahasa pecinta minat baca untuk ikut andil dalam kemajuan perpustakaan. "DPR akan mendorong Perpustakaan Nasional untuk membuat buku murah bermutu yang mudah dijangkau masyarakat," jelasnya.

Begitupun dengan Wakil Ketua Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih menyatakan budaya gemar membaca merupakan bagian utama dari pembangunan sumber daya manusia. Menurutnya, pemerintah perlu memberikan perhatian serius dalam mendorong minat baca di masyarakat.

Berdasarkan data Central Connecticut University tahun 2016, Indonesia berada pada peringkat 60 dari 61 negara. Sementara,  kajian Perpusnas tahun 2016 menunjukkan bahwa tingkat budaya baca masyarakat pada kategori rendah dengan rata-rata 26,7.

"Taman Baca Masyarakat (TBM) sangat penting. Keberadaan TBM di tengah-tengah masyarakat menjadi upaya untuk mempermudah akses terhadap buku bagi masyarakat," tuturnya.

"Tetapi, yang kami temukan, TBM yang didirikan Kemendikbud tidak memiliki sarana dan prasarana yang memadai. Baik dari buku, rak, dan fasilitas lainnya," tambahnya.

Dia juga menjelaskan,  untuk meningkatkan minat baca dari bawah diperlukan penguatan TBM, karena sarana tersebut menjadi ujung tombak bagi akses masyarakat terhadap buku.

"Perlu koordinasi antar kementerian dan lembaga yakni Perpusnas, Kemendikbud, Kemendesa dan Kemendagri, untuk membuat skema penguatan akses baca kepada masyarakat. Dengan koordinasi lintas kementerian tersebut, upaya menumbuhkan minat baca masyarakat dapat lebih serius tergarap dan angkat literasi masyarakat Indonesia menjadi lebih baik dalam beberapa tahun ke depan," jelasnya.


Sumber : SindoNews.com

6:24 AM ,
Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan 2018 berlangsung 5 hingga 8 Februari 2018 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemendikbud, Depok, Jawa Barat. (Dok. BKLM Kemendikbud)

Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNPK) 2018 yang berlangsung 5 hingga 8 Februari 2018 merumuskan 22 rekomendasi dari lima isu strategis pendidikan dan kebudayaan.

Rekomendasi tersebut menjadi acuan bagi pemerintah pusat dan daerah serta komunitas pendidikan dan kebudayaan untuk bersama-sama menguatkan pendidikan dan memajukan kebudayaan, melalui komunikasi dua arah yang saling mendukung.

Lima isu strategis pendidikan dan kebudayaan yang menjadi pokok bahasan RNPK tahun ini adalah Ketersediaan, peningkatan profesionalisme, dan perlindungan serta penghargaan guru; pembiayaan pendidikan dan kebudayaan oleh pemerintah daerah; kebijakan revitalisasi pendidikan vokasi dan pembangunan ekonomi nasional; membangun pendidikan dan kebudayaan dari pinggiran; serta penguatan pendidikan karakter: sekolah sebagai model lingkungan kebudayaan.

Saat membuka RNPK 2018, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, mengajak para pelaku pendidikan, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah berkolaborasi meningkatkan pelayanan pendidikan. 

“Sekali lagi, Saya mengajak kita semua untuk tidak terjebak dalam rutinitas. Sudah bertahun-tahun kita berjalan rutin tanpa sebuah pembaharuan. Buatlah terobosan, anak-anak kita tidak boleh ketinggalan ilmu dan teknologi,” katanya di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemendikbud, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/2/2018), sebagaimana siaran pers yang diterima Kompas.com.

Ia menegaskan teknologi harus digunakan untuk memperkaya dan memperkuat kearifan lokal. "Jangan sampai kita kehilangan akan budaya kita," ujarnya.

Pada hari ketiga, Wakil Presiden Jusuf Kalla memberikan arahan terkait beberapa program prioritas pemerintah di bidang pendidikan. Seperti, revitalisasi vokasi dan pendidikan karakter, yang erat kaitannya dengan revitalisasi peran guru dan ketersediaan guru.

Peserta Rembuk Nasional Pendidikan dan Kebudayaan (RNBK) 2018 di Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pegawai Kemendikbud, Depok, Jawa Barat. Kegiatan berlangsung 5 hingga 8 Februari 2018. (Dok. BKLM Kemendikbud)

Kalla mengatakan pemerintah berencana untuk kembali memenuhi kebutuhan tenaga pendidikan. Rencana itu berdasarkan kajian dan koordinasi dengan berbagai pihak.

"Kita lihat lebih banyak guru yang pensiun, daripada yang diangkat. Karena itu, Saya sudah bicarakan dengan Presiden dan beliau setuju untuk mengangkat kekurangan guru yang puluhan ribu itu," katanya, Rabu (7/2/2018).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy, meminta seluruh kepala dinas untuk aktif memperjuangkan alokasi anggaran fungsi pendidikan dan kebudayaan sebesar 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Hal itu, kata dia, sesuai dengan amanat Undang-undang Dasar 1945.

Seorang Guru Garis Depan Sahril Anci bertugas di SMP Negeri Momi Waren Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat. Ia merupakan satu di antara sekian banyak Guru Garis Depan angkatan pertama yang ditugaskan ke Papua Barat. (Dok. Sahril Anci)

Ia pun mengingatkan agar seluruh pegawai Kemendikbud dapat menjaga, meningkatkan kerja sama dan hubungan baik di antara unit-unit kerja yang ada. Selain itu, pegawai Kemendikbud mesti bisa menjaga hubungan baik dengan pemerintah daerah, baik tingkat kabupaten, kota, maupun provinsi.

“Supaya menghindari overlapping dan overloading. Saya kira hubungan konsultasi dan komunikasi harus selalu dilakukan dari masing-masing pihak,” kata Muhadjir.


Sumber : KOMPAS.com

5:09 PM
Pres rilis Polres Sampang terkait dengan kronologi penganiayaan guru SMAN 1 Torjun oleh muridnya. (Kode Penulis : KOMPAS.com/Taufiqurrahman)

Penganiayaan berujung maut yang dilakukan seorang murid SMAN 1 Torjun, HI (170 kepada gurunya, Ahmad Budi Cahyono (26) memunculkan berbagai versi di publik. Untuk meluruskan hal itu, Polres Sampang menggelar konferensi pers pada Jumat (2/2/2018) malam, di Mapolres Sampang, Jawa Timur.

Kapolres Sampang AKBP Budi Wardiman mengatakan, banyak informasi simpang siur beredar di masyarakat. Bahkan, ada pula pihak yang langsung mempublikasikan kejadian, meski belum mengetahui detail kejadiannya. Berikut kronologi penganiayaan HI terhadap sang guru yang disampaikan Budi:
  1. Pada Kamis (1/2/2018) sekitar pukul 13.00, korban mengisi pelajaran seni melukis di halaman depan kelas XII. Semua siswa diberi tugas melukis. Pelaku tidak menghiraukan apa yang ditugaskan korban.
  2. Korban kemudian menegur pelaku agar mengerjakan tugas seperti temannya yang lain. Teguran itu tetap tidak dihiraukan pelaku. 
  3. Karena teguran tidak dihiraukan, korban kemudian menggoreskan cat ke pipi pelaku.
  4. Pelaku tidak terima dan mengeluarkan kalimat tidak sopan.
  5. Karena tidak sopan, korban memukul pelaku dengan kertas absen.
  6. Pukulan itu ditangkis pelaku dan langsung menghujamkan pukulan ke pelipis sebelah kanan korban. Akibatnya, korban tersungkur. 
  7. Murid yang lain melerai pelaku dan korban.
  8. Korban bangun setelah terjatuh. Lengan kiri korban lecet karena menahan tubuhnya saat terjatuh.
  9. Seusai kejadian tersebut, seluruh siswa masuk kelas. Di dalam kelas, pelaku sempat meminta maaf kepada korban disaksikan murid-murid yang lain.
  10. Setelah pelajaran usai, korban dan pelaku pulang ke rumahnya masing-masing. Korban masih sempat bercerita kepada kepala sekolah tentang kejadian pemukulan yang dilakukan muridnya. 
  11. Setiba di rumah, korban langsung istirahat karena mengeluh pusing dan sakit kepala. Sekitar pukul 15.00, korban dibawa ke Puskesmas Jrengik, Kabupaten Sampang. Karena pihak Puskesmas tidak mampu menangani, korban kemudian dirujuk ke rumah sakit daerah Kabupaten Sampang. Korban kembali dirujuk ke rumah sakit DR Soetomo, Surabaya.
  12. Pihak rumah sakit kemudian menangani korban dan korban dinyatakan mengalami mati batang otak (MBO), yang menyebabkan seluruh organ tubuhnya tidak berfungsi. Dokter memprediksi, korban tidak akan hidup lama.
  13. Sekitar pukul 21.40, korban dinyatakan meninggal dunia. Korban kemudian langsung dibawa pulang ke rumahnya di Sampang.

"Saya luruskan, tidak ada penghadangan korban oleh pelaku setelah jam pulang sekolah. Kejadian penganiayaan yang sebenarnya di depan halaman kelas," kata Budi. Ia berharap, tidak ada lagi informasi simpang siur mengenai peristiwa ini. 

"Polres Sampang terus mendalami kasus ini dan pelaku sudah ditahan. (Jumat) malam ini (pelaku) sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujarnya.  Meski termasuk kategori di bawah umur, HI tetap dikenakan Pasal 351 Ayat 3 KUHP tentang Penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang, dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara,


Sumber : KOMPAS.com

5:57 AM ,
Calon mahasiswa mencari informasi pendidikan tinggi dalam pameran pendidikan di Hotel Pullman, Jakarta, Kamis (2/2/2018) (KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)

Berpendidikan tinggi tidak menjamin kamu bisa masuk dunia kerja. Persoalan mismatch atau ketidaksesuaian antara pendidikan dengan kebutuhan industri menjadi salah satu pangkal soalnya.

Menteri Tenaga Kerja Muhammad Hanif Dhakiri mengatakan, kompetensi yang tidak sesuai kebutuhan pasar kerja juga ikut menghambat.

Bahkan, sejumlah alumni penerima beasiswa pascasarjana Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) juga tak lepas dari persoalan itu. Selain tak sesuai kualifikasi, pengalaman kerja yang sama sekali tidak dimiliki juga menghambat lulusan kampus beken di luar negeri bisa masuk dunia kerja.

Saat Musyawarah Nasional Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (ABPPTSI) medio 2017, Direktur Jenderal Sumber Daya Iptek dan Dikti, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Ali Ghufron Mukti mengatakan, relevansi lulusan perguruan tinggi terhadap kebutuhan tenaga kerja menjadi faktor penting dalam upaya mencegah sarjana menganggur.

Salah satu kendala yang dihadapi calon mahasiswa saat memilih jurusan di perguruan tinggi adalah tidak memahami bidang pekerjaan secara mendalam. Maka tak jarang, pelajar salah pilih jurusan pendidikan tinggi.

Agar terjebak dalam masalah seperti itu, ada baiknya kamu mengenali potensi dan minat sebelum menentukan jurusan di perguruan tinggi.

Sejak lahir, manusia dikaruniai bakat dan potensi yang unik. Kecerdasan alami yang dimiliki manusia tak hanya satu aspek, melainkan ada beragam yang biasa disebut multiple intelegences (kecerdasan jamak). Di antaranya kecerdasan verbal, musikal, spasial, dan logika.

Perlu dicamkan, setiap profesi yang nantinya kamu jalani perlu ditunjang kualitas kepribadian tertentu. Untuk itu, kamu perlu tahu bagaimana kemampuan adaptasi, daya tahan terhadap stres, stabilitas emosi, tingkat ketelitian, kecepatan kerja, motivasi diri.

Mahasiswa Universitas Pertamina tengah melakukan uji coba di laboratorium (KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)

Mengapa itu dibutuhkan? Ada sejumlah pekerjaan yang memerlukan pribadi dengan daya tahan stres, stabilitas emosi, dan kemampuan beradaptasi yang cukup baik. Misalnya, dokter.

Dalam menjalani profesinya, seorang dokter harus mampu mengelola emosi dengan baik dalam menghadapi pasien maupun keluarga pasien. Selain itu, dokter juga mesti bisa beradaptasi dengan cepat bila ditugaskan di daerah terpencil. Oleh karena itu, bukan hanya kecerdasan intelektual yang bisa menjadi modal agar kamu bisa berprofesi sebagai dokter.

Masih ada lagi yang perlu diperhatikan, yakni minat kamu. Seseorang bisa mengerjakan tugas apa pun dengan sepenuh hati dan semangat membara bila melakukan hal-hal yang diminatinya. Nah, kamu perlu tahu apa minat tertinggi hingga minat terendahmu, sebagai dasar menentukan jurusan di perguruan tinggi.

Peran orang tua sangat dibutuhkan agar kamu bisa mengenali potensi, minat, dan kepribadian. Orang tua merupakan orang terdekat yang mengetahui tumbuh kembang seorang anak sejak dalam kandungan hingga duduk di bangku sekolah.

Orang tua mendapingi calon mahasiswa dalam mencari jurusan di perguruan tinggi yang sesuai dengan minat dan bakat pada pameran pendidikan di Hotel Pullman Jakarta, Kamis (2/2/2018). (KOMPAS.com/ KURNIASIH BUDI)

“Perlu pendampingan orang tua untuk mengarahkan pilihan yang tepat, supaya bakat dan minatnya sesuai dengan jurusan yang akan dipilih,” kata Client Assistant Tes Bakat Indonesia, Listia Qisthy di Jakarta, Kamis (2/2/2018).

Lalu bagaimana tiga hal itu bisa dikenali?

Sejumlah lembaga konsultasi psikologi menyediakan fasilitas tes potensi, minat, dan kepribadian bagi pelajar yang akan meneruskan jenjang studi yang lebih tinggi.

Tes tertulis akan diberikan untuk pelajar yang ingin mengetahui potensi, minat, serta kepribadiannya. Ketika hasil tes telah tersedia, kamu bisa berkonsultasi dengan psikolog untuk bisa menggali informasi lebih detail.

Tes psikologi tersebut juga bisa membantu para pelajar dan orang tua untuk memastikan agar proses belajar akan sangat terfokus.

“Sebaiknya kalau hanya berminat tapi tidak berbakat, tidak perlu dipaksakan. Kalau pilihannya sesuai bakat dan minat, maka mereka tentu akan berprestasi dengan jurusan kuliah yang diambil,” ujarnya.


Sumber : KOMPAS.com

SMA YAPIP MAKASSAR SUNGGUMINASA

{facebook#https://www.facebook.com/100012173117216} {twitter#https://twitter.com/schoolyapip/} {google-plus#https://plus.google.com/u/0/110901565791389610503} {pinterest#https://id.pinterest.com/mkssungguminasa/} {youtube#https://www.youtube.com/channel/UC-S_QsY5fXShgK_uu5-ezzw} {instagram#https://id.instagram.com/}

Contact Form

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget